Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Senin, 4 Desember 2017 – Renungan Pagi

MINGGU ADVEN I
SENIN, 4 DESEMBER 2017
Renungan Pagi
GB. 88 : 1 – Berdoa
JANGAN SUAP TUHAN

Maleakhi 1:9-11
…… ..dan Aku tidak berkenan menerima persembahan dari tanganmu (ay. 10b)

Zaman sekarang praktik suap atau pungli menjadi perhatian besar pemerintah Indonesia untuk diberantas. Praktik suap terjadi karena orang tidak mau dipusingkan dengan panjangnya waktu yang dibutuhkan mengurus sesuatu, misalnya KTP atau izin usaha. Pemerintah bertekad memberantas suap dengan memperpendek waktu pengurusan dan ini mendapat dukungan luas dari masyarakat.

Praktik suap ini ternyata juga dilakukan saat manusia berhubungan dengan Tuhan seperti bacaan kita saat ini. Orang-orang Israel yang baru pulang dari pembuangan di Babel memahami persembahan sebagai usaha menyuap Tuhan agar tidak mengungkit dosa yang telah mereka lakukan dan bersedia memenuhi keinginan mereka. Pemahaman ini banyak dipengaruhi oleh pandangan orang Babel yang menganggap persembahan
adalah usaha manusia menyenangkan hati para dewa agar tidak menurunkan hukuman atau bencana. Nabi Maleakhi memberi kritik dengan menyatakan bahwa Tuhan tidak butuh disuap oleh manusia melalui persembahan. Tuhan mengasihi kita bukan karena persembahan yang diberikan, melainkan karena la me-
mang selamanya setia mengasihi kita.

Persoalan ini bukan hanya dialami orang Israel. Kita sering mendengar ada yang memprotes Tuhan dengan kata-kata I “Saya sudah banyak memberikan persembahan untuk Tuhan, tapi mengapa Tuhan tidak mau mengabulkan keinginan saya?” Bacaan ini hendak mengajak kita bersama melihat kembali motivasi atau alasan memberikan persembahan bagi Tuhan.

Apakah persembahan yang kita berikan merupakan bentuk syukur atas anugerah-Nya? Atau hanya sebagai bentuk kewajiban kita saja untuk menyuap Tuhan demi memperoleh apa yang kita inginkan? lngat, Tuhan tidak dapat disuap oleh persembahan kita dan fa bisa menolaknya jika kita memiliki motivasi yang salah di
dalamnya.

GB.88 : 2
Doa : (Ya Tuhan, ujilah persembahan yang kami berikan di hadapan-Mu agar kami semata-mata wujud syukur atas kasih dan berkat-Mu dalam hidug kami)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.