Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Senin, 5 Februari 2018 – Renungan Malam

 

Minggu V Sesudah Epifania

Senin, 5 Februari 2018
Renungan Malam

TUHAN, ALLAH SEMUA BANGSA

Yunus 4:1-11
“Jadi sekarang, ya Tuhan, cabutlah kiranya nyawaku… Tetapi firman Tuhan: “Layakkah engkau marah?” (ayat 3)

Beda dari kitab nabi-nabi, kitab Yunus tidak memuat nubuat seorang nabi, melainkan berupa kisah seorang nabi yang bernama Yunus bin Amitai. Jadi, tidaklah tepat memandang kitab Yunus sebagai laporan historis tentang hidup Yunus, melainkan sebagai “cerita yang bersifat pengajaran atau pendidikan”.

Tidak dikatakan bahwa Yunus berkeberatan bahwa Tuhan mengasihi orang-orang Niniwe, melainkan Yunus berkeberatan bahwa Tuhan tidak jadi melakukan malapetaka rancangan-Nya yang telah ia beritakan kepada orang-orang Niniwe. Jadi, yang menjadi masalah bagi Yunus bukanlah penyelamatan Niniwe, melainkan Tuhan yang mengubah rancangan-Nya. Karena itu, pokok pemberitaan kitab Yunus adalah hubungan Tuhan dengan nabi-Nya.

Bagaimanakan Tuhan menjawab pergumulan Yunus? Tuhan mengajar Yunus dengan menumbuhkan pohon jarak yang cepat besar dan cepat pula layu kena panas. Yunus sayang pohon itu sebab ia bisa berteduh, dan besoknya ia marah karena pohon itu layu. Tuhan berfirman kepada Yunus bahwa ia sayang pohon itu dan marah karena pohon itu layu, padahal ia tidak berbuat apapun untuknya. Tuhan mengajukan suatu pertanyaan retoris (=pertanyaan yang tidak perlu dijawab tetapi dipikirkan dan direnungkan oleh pembaca) kepada Yunus: “Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe…?”.

Yohanes menulis: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16). Di dalam dan melalui Yesus Kristus, Allah sungguh-sungguh mengasihi seluruh umat manusia. Karena itu, tetaplah berharap!


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya