Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Senin 8 Februari 2021 – Renungan Pagi

MINGGU V SES. EPIFANI

♪KJ. 8: 1 – Berdoa

Lukas 10: 25 – 28

Carilah Kebenaran, Maka Engkau Akan Hidup

Pembenaran diri adalah bentuk tindakan pembelaan diri dengan membenarkan sesuatu meskipun yang dibela itu salah adanya. Pembenaran diri biasanya muncul dalam diri manusia yang egoistis, sehingga tidak cerdas baik secara emosi maupun spiritual. Sementara kebenaran adalah suatu nilai utama dalam kehidupan manusia. Nilai yang didasarkan pada kebenaran yang berhubungan dengan etika, moral, logika, bahkan ajaran agama.

Teks ini menceritakan seorang ahli Taurat yang berusaha untuk mencobai Yesus. Ahli Taurat adalah orang yang terhisab dalam mazhab Farisi. Mereka suka menyelidiki dan menafsir Kitab Suci. Mereka juga berpegang pada pelbagai tafsiran dan hukum tambahan selain Taurat Musa. Mereka merasa diri paling benar dan sangat rohani. Mereka sangat meyakini adanya “hidup kekal”, kebangkitan orang mati, dan Mesias yang akan datang untuk membebaskan dari belenggu penjajahan Romawi. Konsep tentang “hidup kekal” seringkali diperdebatkan oleh mazhab Yahudi di zaman Yesus seperti kaum Zaduki. Suatu kaum yang diperkirakan berasal dari keturunan imam besar Zadok yang hidup pada masa raja Daud. Flavius Yosepus ahli sejarah dan penulisa pologetik Yahudi abad pertama menyatakan, bahwa kaum Zaduki menolak konsep kekekalan jiwa, dan ganjaran kekal setelah kematian, karena tidak dimuat secara tegas dalam hukum Taurat Musa.

Baik kaum Farisi maupun Saduki sama-sama berusaha untuk membenarkan apa yang mereka percayai. Apakah ahli Taurat dalam teks ini benar-benar mencari kebenaran atau pembenaran diri? Yesus mengetahui maksud hati dari sang ahli Taurat, karena pertanyaannya mengandung motivasi yang tidak murni. Mari melangkah dengan ketulusan dan kejujuran. Carilah kebenaran berdasarkan kasih yang tulus, agar hidup kita dibenarkan Tuhan dan membawa sejahtera bagi sesame.

♪GB. 226: 1
Doa: (Ya Kristus, tolonglah kami untuk berjalan dalam kebenaran-Mu)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya