JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018 – Renungan Pagi

18 Kali dibaca, Diterbitkan: 28 September 2018        


KJ.282 ; 1,2 -Berdoa

TERUS BERTUMBUH DALAM KETEKUNAN

Wahyu 2:18-25
Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama (ay.19)

Tidak cukup bagi orang Kristen untuk tetap berdiri teguh dan tidak goyang. Tetapi iman Kristen adalah iman yang dinamis iman yang terus maju dan bertumbuh. Dalam masa-masa sulit atau masa-masa penganiayaan dan tantangan yang datang silih berganti tidak berhenti. Iman atau perkembangan jemaat biasa cenderung mundur, atau stagnan dan diam di tempat. Semua gerakan maju dan bertumbuh senantiasa dihadang dan dibendung. Untuk maju dan bertumbuh dibutuhkan energi atau kekuatan ekstra. Tantangan dan hadangan itulah yang sedang dihadapi oleh jemaat Tiatira. Perkembangan ini tentu harus diapresiasi. “Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama”.

Kemajuan dan pertumbuhan seperti itulah yang diharapkan dari orang Kristen saat ini. Tantangan dan hambatan bukan menjadi alasan untuk mundur atau mandeg. Tetapi tantangan dan hambatan adalah pemicu agar orang Kristen lebih tekun dan tegar agar terus berkarya. Tantangan dan permasalahan justru membuat anak-anak Tuhan semakin matang dan dewasa. Semakin mampu menyelesaikan persoalan yang sulit. Semakin tenang menghadapi bahaya, semakin bijak menangani masalah, dan semakin berhikmat dalam mengambil keputusan.

Tetapi kemajuan dan pertumbuhan yang dicapai jemaat Tiatira, tidak membuat Tuhan menutup mata terhadap aib yang ada di dalam jemaat itu. Kehidupan yang tidak bermoral atau Zinah yang dilambangkan oleh Izebel harus dihentikan. Zinah di dalam konteks ini ialah perselingkuhan dengan penyembahan kaisar sebagai dewa. Itulah keyakinan yang disebarkan negara dan banyak orang Kristen jatuh. Kemajuan diapresiasi tetapi aib harus dikritisi dan disingkirkan dari kehidupan umat. Kemajuan dan pertumbuhan bukan berarti memegang tiket di dalam tangan untuk terjerumus dalam nilai-nilai yang bertentangan dengan kehendak Tuhan.

KJ.282: 3,5
Doa : (Mampukan kami bapa untuk terus bertumbuh di dalam iman. Tolong kami agar kami tidak selingkuh menggantikan keyakinan kami dengan keyakinan lain)

 


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *