Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Kamis, 15 Februari 2018 – Renungan Malam

 

Minggu VI Sesudah Epifania

Kamis, 15 Februari 2018
Renungan Malam

ANTARA AKU, SESAMA DAN SEMESTA

Mazmur 107:28-30
“dibuat-Nya badai itu diam dan gelombang-gelombangnya tenang” (ayat 29)

Melanjutkan renungan pagi tadi, perikop saat ini dengan jelas menggambarkan bahwa ternyata orang-orang besar yang tangguh mengarungi samudera ternyata tetap memerlukan pertolongan dari Sang Maha Besar. Pertolongan-Nya dinyatakan dan badai serta gelombang yang menerpa pun reda (ayat 28-30). Tentunya ini bukan dipahami secara sederhana, manusia minta ditolong dan Tuhan sim salabim akan menolong, namun ada pemaknaan yang lebih mendalam terkait dengan RELASI. Ya, ada tanggung jawab relasi yang harus terus terpelihara sehingga pertolongan-Nya menjadi berarti. Dalam ayat berikutnya yang tidak termasuk pembacaan saat ini, ayat 31-32 dapat kita lihat bahwa ada tanggung jawab yang diemban dalam mensyukuri pertolongan Tuhan melalui sikap iman yang diwujudnyatakan dalam kehidupan dengan sesama ciptaan.

Jadi, sekalipun dalam teks hari ini hati kita diteduhkan dengan jaminan pertolongan Tuhan, namun kita disadarkan bahwa ada tanggung jawab untuk juga menjadi penolong dan bukan ‘predator’ bagi dunia di sekitar kita. Inilah kunci kebesaran sejati manusia. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa “orang besar” yang sesungguhnya tidak hanya membesarkan nama Tuhan dalam hidupnya, tapi juga membesarkan sesama ciptaan yang ia jumpai dalam hidup sehari-hari. Jika kita hanya sibuk membesarkan nama Tuhan dari pagi hingga petang namun terus-menerus mengecilkan orang-orang di sekitar kita, termasuk alam ciptaan-Nya, sia-sialah upaya yang kita lakukan. Jika kita merasa sudah cukup ‘membesarkan’nama Tuhan melalui keaktifan pelayanan, doa yang tak berkesudahan dan saat teduh tiada henti tapi kemudian kita dengan mudah ‘mengecilkan’ (baca: menghina) anggota keluarga, rekan kerja atau sesama ciptaan yang lain, maka semua usaha kita sama sekali tidak berarti. Mengakhiri aktivitas sepanjang malam yang kita jalani, marilah mengucap syukur atas kebesaran Tuhan yang menuntun kita sepanjang hari sembari membangun tekad untuk terus ‘membesarkan’ setiap ciptaan-Nya di sekitar kita sehingga kehidupan ini menjadi berkat.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.