Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

RABU, 20 FEBRUARI 2019 – Renungan Pagi

 

MINGGU VI SESUDAH EPIFANIA

GB.367:1 – Berdoa

KEMELARATAN, SEBUAH POKOK PEMBELAJARAN

Hakim-Hakim 6:1-6
sehingga orang Israel menjadi sangat melarat oleh perbuatan orang Midian itu (ay.6a)

Janganlah menganggap bahwa sekali Tuhan memihak umat Nya, maka mereka akan selalu hidup nyaman. Berhati-hatilah! Jangan cepat berpuas diri dengan kenyamanan hari ini. Apa pendapat saudara jika sebagai umat Tuhan, namun mengalami hambatan hidup? Justru melalui pengalaman ini, kita makin menjadi dewasa dalam Tuhan. Seorang anak tidak akan menjadi dewasa dalam arti yang benar, apabila selalu dimanja orang tuanya. Binalah dia menghadapi ujian hidup, asal tidak melampaui ambang batas kekerasan.

Generasi baru umat Israel telah bermukim di Kanaan, tanah perjanjian Tuhan. Namun hidup umat Tuhan ini tidak bebas dari penderitaan. Mereka masih mengalami kendala. Suku-suku asli Kanaan seperti Heti, Amori, Feris dan Yebus dibiarkan hidup bersama Israel, untuk mengujinya antara mematuhi atau menghianati Tuhan yang telah membebaskan mereka dari kungkungan perbudakan (bdg. Hak.3:5,6)

Kondisi umat Tuhan dalam perikop pagi ini sedang terpuruk dan melarat. Fakta ini, bukan karena hasil ladang gagal total. Perkawinan campur yang dilakukan oleh orang Israel menyebabkan terjadinya alih kepercayaan yang jelas telah menghianati Tuhan. Karena menghianati Tuhan itulah yang membuat hidup mereka terpuruk. Keterpurukan itu dibuktikan dengan dijajahnya Israel oleh bangsa Midian selama 7 tahun (6:1). Sebuah proses pembelajaran dari Tuhan. Melalui jalan derita karena melarat, umat Tuhan belajar memahami hidupnya dalam Tuhan. Terutama ditengah keragaman, umat diingatkan untuk tidak menghianati Tuhan. Artinya ditengah situasi atau kondisi apapun kita dipanggil untuk tetap setia kepada Tuhan dan teguh dalam pengharapan kepada-Nya. Apa tanggapan saudara tentang peran gereja dalam keberagamaan di Indonesia.

GB.367:2
Doa : Bapa di surga, kami seringkali mengalami goncangan Iman. Tambahkan dan teguhkan iman kami memahami penyertaan-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya