SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 – Renungan Pagi

42 Kali dibaca, Diterbitkan: 11 September 2018        


SELASA, 11 SEPTEMBER 2018
Renungan Pagi

KJ. 54 : 1 – Berdoa

WASPADA TERHADAP AJARAN SESAT DAN GURU-GURU PALSU

Yudas 1:17-20
“…. bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus” (ay.20)

Semakin besar dosa, semakin besar kasih karunia-Nya (Rm 6:1). Wow… apakah itu berarti… mari kita berbuat dosa banyak-banyak… nanti juga pasti dapat pengampunan dari Kristus!… Cara berpikir sesat seperti itu yang hendak diluruskan oleh penulis surat Yudas kepada jemaat yang disuratinya. Sebenarnya pergumulan yang sama juga di alami Paulus di jemaat Roma. Tampaknya pemikiran dan ajaran sesat seperti itu berkembang cukup luas di jemaat Kristen perdana di Asia Kecil pada awal abad pertama. Situasi yang diungkapkan penulis surat Yudas mencemaskan kehadiran “orang-orang fasik” dan guru-guru palsu yang menyusup ke tengah-tengah jemaat. Mereka mengajarkan keyakinan bahwa manusia boleh hidup sesuka hati, melakukan hal-hal tidak bermoral, karena Allah itu maha baik dan selalu mengampuni dosa-dosa manusia.

Mereka bahkan menyangkal bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya penguasa dan Tuhan kita (1:4). Oleh karena itu penulis mendorong Jemaat agar berjuang untuk mempertahankan iman mereka. “Akan tetapi kamu saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus (ay.20). Kata suci atau kudus artinya: tersendiri, khusus, berbeda dari yang lain. Penulis surat Yudas meminta jemaat tetap berpegang pada iman kepada Tuhan Yesus Kristus dan menjaga dengan sungguh-sungguh kemurnian iman mereka tanpa memberi ruang dan kesempatan ajaran-ajaran sesat tersebut mengalihkan dan menggoyahkan iman mereka. Jemaat harus paham betul dasar iman mereka, apa arti hidup dalam kasih karunia penebusan Tuhan Yesus Kristus, serta paham betul langkah-langkah apa yang harus dilakukan menghadapi ajaran-ajaran sesat tersebut.

KJ.54:4
Doa : (Lindungilah kami Ya Allah, dari roh-roh penyesat dan kuasa kegelapan yang hendak merampas kami dari-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *