Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 – Renungan Malam

 

SELASA, 21 AGUSTUS 2018
Renungan Malam

GB.49 – Berdoa

PEMARAH VS ORANG SABAR

Amsal 15:17-18
Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan (ay. 18)

Marah adalah salah satu bentuk emosi yang dapat dirasakan oleh semua orang, termasuk anak-anak. Kemarahan dipicu oleh banyak hal, mulai dari hal kecil sampai dengan hal yang besar. Ketika rasa marah tak bisa dikendalikan, ia dapat membahayakan kesehatan mental dan spiritual kita.

Penulis Amsal mengkontraskan pemarah dengan orang yang sabar. Menurutnya, pemarah hanya akan membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan. Orang yang kesukaannya marah hanya akan menyebabkan sebuah pertengkaran karena kata-kata yang ia ungkapkan seringkali tanpa dipikir matang-rnatang. Relasi harmonis dapat menjadi retak karena orang tak bisa mengendalikan kemarahannya. Lain halnya dengan orang yang sabar, ia akan berusaha untuk tenang mencari solusi yang tepat demi menghindari sebuah pertengkaran. Setelah menemukan solusi, ia akan berusaha memilih kata-kata yang tepat, agar tidak mangeluarkan kata-kata yang kasar. Ini tidak berarti bahwa orang yang sabar tidak pernah marah. Orang sabar bisa saja marah karena alasan-alasan tertentu. Namun demikian, kemararahannya bukan untuk menyudutkan atau mengecilkan orang lain, melainkan untuk membangun. Ia marah dengan cara-cara yang lembut supaya apa yang ia maksudkan dapat dipahami dengan baik oleh orang lain.

Ibarat tanaman, kesabaran itu harus dirawat dan dipupuk supaya dapat tumbuh dengan subur serta menghasiikan buah bagi sesama. Kesabaran harus selalu dirawat dan dipupuk dengan kekuatan Roh Kudus. Tanpa kekuatan-Nya, kita tak akan mampu sabar, karena ia akan selalu teruji melalui pelbagai peristiwa dan orang-orang yang kita jumpai. Kita butuh berhubungan dengan Tuhan, agar kekuatan-Nya memampukan kita menghadapi tantangan dan persoalan dengan bijaksana, termasuk menghadapi orang-orang yang dapat memancing emosi marah kita.

GB 50 : 1,2
Doa : (Ya Kristus, lewat pelbagai peristiwa ajarlah kami untuk dapat mengendalikan emosi. Jangan biarkan kami menjadi seorang pemarah. Tolonglah kami untuk belajar dari kesabaran-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya