SENIN, 25 FEBRUARI 2019 – Renungan Pagi

14 Kali dibaca, Diterbitkan: 25 February 2019        


 

MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA

GB.410:1 – Berdoa

ULURAN DAN JAMAHAN TANGAN TUHAN

Matius 8:1-4
Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. (ay 3)

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kehangatan dan kasih sayang terbukti mampu menurunkan tingkat keparahan penyakit hingga 16 persen. Ini berarti hubungan antar manusia dan memberikan perhatian sangat penting dalam kesembuhan seseorang. Psikolog, Drs. Kasandra Putranto mengatakan, “Kehangatan dan kasih sayang dari orang-orang terdekat mampu memperbaiki tingkat kesehatan yang lebih besar daripada pengaruh obat saja.”

Di lingkungan orang Yahudi saat itu, orang sakit kusta dianggap sebagai orang najis dan berdosa yang dihukum Tuhan dan harus dikucilkan atau diasingkan, supaya tidak menulari dan menajiskan orang lain (Im.13-14;Bl.12:1-10:2 Fil.5:26-27). Dalam bacaan Alkitab pagi ini, orang yang dianggap berdosa dan dikucilkan itu datang mendekati Yesus sambil sujud menyembah-Nya serta memohon kesembuhan daripada-Nya. Itu berarti bahwa dia merendahkan diri dan menghormati Yesus, karena percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang berkuasa menyembuhkan penyakitnya. Yesus ulurkan tangan-Nya dan menjamah serta berkata kata bagi kesembuhan orang sakit kusta itu, sehingga sembuhlah ia dari sakit tapi juga ingin menunjukkan kepedulian, perhatian dan belas kasih-Nya bahwa Dia tak takut tertular dan dianggap najis dengan menyentuh orang sakit kusta itu.

Saudaraku,Yesus memberi teladan agar saudara-saudara yang sakit mendapatkan pelayanan yang baik. Dalam kelemahan dan derita, mereka membutuhkan perhatian, kepedulian dan kasih sayang dari sesama, sehingga iman dan pengharapan mereka tetap tertuju pada Tuhan. Kunjungilah mereka untuk memberi semangat. Berikanlah perhatian dan bantuan yang mereka perlukan. Berdoalah untuk menguatkan iman dan harapan mereka. Pelayanan kepada mereka seperti “uluran dan jamahan tangan Tuhan” bagi mereka. Kiranya hidupmu menjadi alat di tangan Tuhan untuk menyatakan “uluran dan jamahan tangan Tuhan” yang penuh kuasa dan kasih.

GB 40:2,3
Doa : (Ya Bapa, pakailah kami sebagai saluran jamahan kuasa dan kasih-Mu bagi orang-orang yang sakit dan membutuhkan pertolongan)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *