Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Senin 30 November 2020 – Renungan Pagi

MINGGU ADVEN I

GB.115 : 1 – Berdoa

2 Korintus 6 : 1 – 10

Kepemimpinan Yang Tidak Menjadi Sebab Batu Sandungan

Harga sebuah pelayanan itu sesungguhnya sangat mahal. Sebab itu menyangkut masa sekarang dan yang akan datang dari para pelayan maupun mereka yang menerima pelayanan. Paulus dan rekan sepelayanannya menyadari arti penting pelayanan. Karena itu, ia sangat menjaga agar tidak ada hal yang menyebabkan mereka yang menerima pelayanan secara langsung maupun tidak langsung tersandung dengan niat, cara atau metode yang digunakan dalam melayani.

“Noktah merah” (noda) pada pelayanan, seperti ungkapan yang sama tentang “ragi dalam adonan” menekankan bahwa pelayanan tidak dapat dilakukan secara “arbitrer” (sesuka pelayan). la harus dilakukan dengan kesadaran penuh bahwa arti penting pelayanan mengandung risiko besar jika keliru diterapkan. Paulus menyebut hal ini sebagai “cela dan batu sandungan”.

Terkadang, bahkan menjadi kenyataan yang “pasti” dijumpai bahwa pelayanan tidak senantiasa mudah. Pelayanan selalu dirintangi oleh “lusinan” tantangan, khususnya bagi pelayan itu sendiri! Mari belajar dari jenis tantangan Paulus dan rekannya (ay 3-10). Sebagai pelayan Allah, itu tidak menjamin bahwa pelayan akan kebal atau bebas dari tantangan (Zero Obstacle). Kita mengenal semboyan Paulus, “Mati adalah keuntungan, hidup adalah Kristus”. Semboyan inilah yang mengukuhkan kemantapan prinsip dalam pelayanan Paulus.

Dari Paulus kita jadi mengenal, bahwa medan pelayanan itu rasanya seperti permen “nano-nano” (asam, asin, manis). Ada duka, juga tawa. Tampak mati, namun hidup. Sakit di dalam, senyum di luar. Dimaki, namun tetap dipercayakan pelayanan. Oh, masih banyak lagi asam getirnya pelayanan. Di sinilah letaknya pelayan Allah. Dalam kelemahan pelayan dan pelayanan “kuasa Allah bekerja secara sempurna” untuk membuat karya layan itu bertumbuh dan berhasil. Pelayan yang adalah pemimpin, ditantang membangun prinsip dan sikap melayani dalam medan yang penuh dera, namun tidak “jera”.

GB.115 : 2
Doa : (Bapa mohon, teguhkanlah senantiasa semangat berpelayanan hamba-hamba-Mu, agar senantiasa memandang dan merasakan, bahwa panggilan pelayanan-Mu adalah jalan hidup utama)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya