Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Jumat 13 November 2020 – Renungan Pagi

MINGGU XXIII SES. PENTAKOSTA

GB. 101 : 1 – Berdoa

Yesaya 42 : 1 – 4

Misi Kehambaan

Dalam penghayatan atas panggilan orang percaya, dikenal pembedaan istilah yang tegas antara “pelayan yang memimpin” dan “pemimpin yang melayani”. Kedua istilah ini sejatinya tidak terpisahkan dan membentuk kesatuan panggilan serta pengutusan seorang pelayan Tuhan. Secara teologis praktis, ketika dipertanyakan, mana yang secara Alkitabiah terlebih dulu ada antara “melayani” dan “memimpin? Orang biasanya akan mengatakan, bahwa kita dipanggil pertama-tama untuk melayani dan menjadi pelayan atau seorang hamba, baru kemudian menjadi pemimpin. Sering disebut, bahwa misi kehambaan adalah given (anugerah). Sementara misi kepemimpinan adalah bentukan dari proses pematangan dan pendewasaan menjalani tugas-tugas sebagai pelayan atau hamba Tuhan.

Hamba Tuhan yang digambarkan di sini adalah orang pilihan-Nya. Karena ia diperkenankan Tuhan maka Roh-Nya bekerja atasnya (ay.1). Misi kehambaannya adalah menyatakan hukum-Nya, yaitu tata pemerintahan Tuhan. Di mana Tuhan meraja, maka kasih, keadilan dan solidaritas menjadi laku yang dihidupi umat. Misi ini dijalankan dengan senyap, artinya tanpa suara keras memaksa-maksa. Misi ini sering dicibir bagaikan ‘buluh yang patah” atau “sumbu yang pudar”. Mengapa? Karena terhadap umat yang tegar tengkuk, maka seharusnya alat yang dipakai adalah kayu atau besi yang kuat, ataupun api besar yang menghanguskan.

Namun demikian Roh Tuhan memberi jaminan, bahwa sumbu sekalipun akan pudar, dan buluh yang terlihat rapuh tidak akan patah. Misi hamba Tuhan ini adalah pembaruan hati. Karena itu caranya pun menyentuh hati.

GB. 101 : 2
Doa : (Tolong bentuklah kami Tuhan menjadi hamba-Mu yang berkenan dan setia)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya