Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Kamis 10 September 2020 – Renungan Malam

MINGGU XIV SES. PENTAKOSTA

KJ.462 : 1, 2 – Berdoa

Amsal 4 : 10 – 13

Berusahalah Berjalan Lurus

Kali ini, Amsal mengajak kita untuk menjalani hidup di jalan hikmat, yang digambarkan sebagai jalan yang lurus. Di dalam Alkitab, Allah seringkali mengingatkan kita untuk hidup ataupun berjalan ‘lurus’, tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri (4:27, dab). Pengalaman kita memperlihatkan bahwa jalan lurus itu mudah untuk dilalui karena tinggal dijalani. Jalan lurus juga umumnya paling cepat tibadi tujuan karena jarak terdekat antara dua titik adalah satu garis lurus. Namun demikian, jalan lurus juga dapat menjadi sangat membosankan bahkan mengundang bahaya, seperti mengantuk. Padahal, Amsal menjanjikan kita yang berada di jalan lurus itu untuk dapat berjalan ataupun berlari tanpa ragu.

Walaupun melalui jalan lurus itu kita dapat dengan mudah dan cepat tiba di tujuan, tidak semua tahan hidup di dalamnya. Ada kalanya kita tergoda untuk menyimpang ke kanan atau ke kiri karena mengira ada jalan pintas atau sekadar untuk ‘variasi’ mengusir kebosanan. Misalnya : sekali-sekali berbohong, korupsi sedikit-sedikit, iseng-iseng menjelekkan orang, kadang-kadang memamerkan kekayaan, dll. Tanpa kita sadari, menyimpang sedikit-sedikit seperti itulah yang membuat langkah untuk mencapai cita-cita terhambat bahkan tersandung masalah. Karena itu, menjalani hidup yang ‘lurus’ ternyata membutuhkan konsentrasi (fokus terhadap tujuan hidup) dan stamina iman.

Jika saja kita tidak terlalu mempermasalahkan ‘kebosanan’ berjalan di jalan lurus, sebenarnya di situ ada kebebasan untuk ‘berjalan’ atau ‘berlari’ demi mencapai tujuan. Jika hidup kita sudah berada pada jalan yang benar, maka tinggal memilih antara menikmati perjalanan hidup dengan segala kebaikannya atau melakukan percepatan dalam mewujudkan cita-cita, sebab berjalan atau berlari, kita tidak akan terjerat masalah yang menjatuhkan.

KJ. 462 : 3, 4
Doa : (Ya Tuhan tolong, yakinkan kami bahwa hidup yang tidak menyimpang ke kanan atau kiri adalah hal yang paling mensejahterakan dan membahagiakan)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya