Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

SABTU, 20 APRIL 2019 – Renungan Pagi

 

SABTU TEDUH

GB 59:1 – Berdoa

SINGKIRKAN KEPENTINGAN DIRI

Yohanes 19 : 31 -37
” … Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam” (ay.37)

Bila orang-orang Romawi melaksanakan hukuman salib sesuai dengan hukum mereka, maka korban ditinggal begitu saja untuk mati sendiri di kayu salib. Korban bisa tergantung berhari-hari di kayu salib di tengah terik matahari dan dinginnyn malam hari, kehausan dan tersiksa. Seringkali korban meronta-ronta kesakitan.

Orang Romawi juga tidak menguburkan mayat penjahat yang mati disalibkan. Mereka hanya menurunkan mayat itu dan membiarkan burung gagak dan anjing-anjing memakannya sampai habis.

Dalam hukum Yahudi orang yang telah menerima hukuman mati tidak boleh semalam-malaman tergantung diatas tiang. Mereka harus menguburkannya pada hari itu juga. Dalam hal ini, mayat Yesus menjadi penting dan tidak dibiarkan tergantung di kayu salib semalam-malaman karena esok harinya adalah hari Paskah.

Cara menghabiskan nyawa orang terhukum adalah dengan mematahkan kaki dan tulang-tulang dari korban penyaliban. Kaki Yesus tidak dipatahkan karena terlihat bahwa Yesus telah mati. Ini berarti bahwa Yesus benar-benar mati yang menunjukkan pada ketuhanan Yesus yang berdaulat di salib dan pengorbanan-Nya bagi manusia.

Yesus benar-benar manusia yang terdiri dari tubuh, darah dan daging. Yesus tidak dipatahkan kaki-Nya namun lambung-Nya ditikam untuk menegaskan bahwa diriNya benar-benar mati sebagai wujud ketaatan-Nya kepada Bapa-Nya.

Yesus merupakan pribadi yang dapat menjadi contoh bagi kita, bahwa berkorban bagi kebaikan banyak orang merupakan tindakan yang berkenan dihadapan Allah. Pengorbanan Yesus bukti dari cinta kasih dan ketaatan-Nya kepada Allah. Mari kita meneladani perbuatan Yesus. Singkirkan kepentingan diri sendiri untuk membangun dan memperkuat kehidupan persekutuan

GB.69 : 2
Doa : (Tuhan, tolong kami untuk belajar mengorbankan kepentingan diri demi keutuhan persekutuan tubuh Kristus)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

12 Juni - 31 Juli 2021
, pukul 18.00 - 20.00 WITA
GPIB Bukit Benuas Balikpapan

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.