Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Sabtu, 5 Mei 2018 – Renungan Pagi

 

Minggu IV Sesudah Paskah

Sabtu, 5 Mei 2018
Renungan Pagi

WARTAKAN TUHAN YANG HIDUP DAN TUHAN YANG BEKERJA

2 Raja-Raja 4:42-43
“Tetapi pelayannya itu berkata: “Bagaimanakah aku dapat menghidangkan ini di depan seratus orang?…” (ayat 43)

“Ku mau seperti-Mu Yesus” adalah penggalan lirik lagu. Lirik ini menyingkapkan kerinduan terdalam dari setiap orang Kristen untuk mau menjadi seperti Yesus. Mau menjadi seperti Yesus berarti mewartakan dan menjadi epifani dari Tuhan yang hidup dan bekerja sebab Yesus Kristus adalah Tuhan yang bekerja di tengah manusia. Perikop ini juga mewartakan hal serupa. Elisa sebagai nabi-Nya mewartakan Tuhan yang bekerja.

Tuhan yang bekerja adalah Tuhan yang tidak kalah oleh masalah-masalah. Sebagai nabi-Nya, Elisa dihadapkan dengan masalah, yaitu: memberi makan orang di dalam kekurangan yang ada (ayat 42-43). Dalam konteks perikop ini, mewartakan Tuhan yang tidak kalah oleh masalah-masalah sangat jelas terlihat. Kekurangan yang ada tidak membuat pewartaan tentang Tuhan yang tidak kalah oleh masalah-masalah terpinggirkan atau hilang.

Bertolak dari perikop ini, bukankah masing-masing kita juga pernah berada pada situasi mirip tapi tidak sama dengan yang dialami oleh Elisa. Atau, kita memiliki panggilan yang sama, dan masing-masing kita sama-sama memiliki masalah di saat menunaikan panggilan kita tersebut. Biasanya, saling menyalahkan muncul. Atau, alasan-alasan dimunculkan untuk dimaklumi.

Di tengah situasi itu, perikop ini memberi inspirasi dan menguatkan: jangan kalah dari masalah. Elisa sebagai nabi-Nya memiliki konteks tersendiri di dalam pewartaan. Demikian pula kita. Konteks Elisa adalah Tuhan bekerja memberi kecukupan. Masalah diatasi. Bagaimana dengan konteks kita? Bisakah kita bersama dengan Tuhan mengatasi masalah?


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya