Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Selasa, 23 Januari 2018 – Renungan Pagi

 

Minggu III Sesudah Epifania

Selasa, 23 Januari 2018
Renungan Pagi

TIDAK MALU SELAMANYA

Yesaya 45:14-17
“Sedangkan Israel diselamatkan oleh TUHAN dengan keselamatan yang selama-lamanya;” (ay.17a)

Rasa malu adalah sesuatu yang inheren dalam diri manusia. Perasaan itu dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk karena melakukan kesalahan, pelanggaran dan dosa. Ribuan tahun yang lalu Israel pernah merasa sangat malu. Mereka dihukum oleh Allah melalui tangan bangsa Babilonia, karena dosa ketidakadilan dan penyembahan berhala. Seiring dengan hukuman Allah itu, Israel kehilangan muka di hadapan bangsa-bangsa. Mereka tidak bisa lagi membanggakan negeri Kanaan sebagai tanah perjanjian yang diberkati Tuhan, sebab mereka terbuang daripadanya. Mereka juga tidak lagi memiliki kehormatan, sebab kini mereka bukanlah orang-orang merdeka melainkan para tawanan atau orang-orang buangan. Siapakah yang dapat memulihkan keadaan Israel? Tidak ada, kecuali Allah!

Itulah sebabnya, melalui Nabi Yesaya, Allah berfirman bahwa Ia akan menghapus aib dan rasa malu Israel. Rasa malu yang disebabkan karena kemiskinan akan diakhiri dengan kesejahteraan (ayat 14a). Demikian pula rasa malu yang disebabkan karena hilangnya kehormatan akan diganti dengan kekaguman dari bangsa-bangsa sekitar (ayat 14e). Pengalaman Israel tentang rasa malu ini bukan tidak mungkin pernah menjadi pengalaman kita. Rasa malu membuat kita putus asa dan tidak mampu bangkit dari keterpurukan. Akan tetapi firman Tuhan melalui Nabi Yesaya ini menghibur kita! Tidak selamanya Tuhan membiarkan kita menanggung rasa malu. Sebaliknya, Ia sendiri berkenan mengampuni, memulihkan dan memberkati kita. Semua itu Allah lakukan supaya kita dapat kembali melayani dan bersaksi tentang kebaikan-Nya. Bagaimana mensyukuri kebaikan Tuhan itu? Tidak ada cara lain, kecuali berkomitmen untuk hidup dalam kebenaran, ketaatan, kejujuran, kesetiaan, dsb. Maka rasa malu itu tidak akan pernah lagi kita alami untuk selama-lamanya. Bersediakah kita melakukannya hari ini?


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya