Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

SENIN, 1 OKTOBER 2018 – Renungan Malam

 

KJ.326 : 1 – Berdoa

SADAR AKAN KETERBATASAN

1 Samuel 13 : 19 -22
“sehingga pada hari pertempuran itu sebilah pedang atau lembing pun tidak terdapat pada seluruh rakyat yang ada bersama Saul dan Yonatan. Tetapi Saul dan Yonatan, anaknya itu, masih mempunyai” (ay.22)

Seperti bacaan tadi pagi, malam ini kita juga diajak untuk melihat keterbatasan Israel dari segi persenjataan dalam peperangan melawan orang Filistin. Tentara Israel punya sedikit sekali senjata yang layak karena mereka sama sekali tidak menguasai teknik untuk mengasah besi. Tidak ada seorang pun tukang besi di Israel, maka mereka tidak memiliki satu pun pedang atau tombak (13:19,22). Hanya Saul dan Yonatan yang punya. Yang lain pakai apa? Mungkin kapak, arit, atau alat-alat pertanlan lainnya yang tidak layak dijadikan senjata berperang. Orang Filistin sendiri memiliki persenjataan yang lengkap, karena mereka memonopoli pembuatan senjata besi diseluruh wilayah Israel.

Realita menunjukkan bahwa orang Israel harus pergi kepada orang Filistin untuk mengasah mata bajaknya, beliungnya, kapaknya atau aritnya masing-masing. Artinya orang Israel sangat terbatas dalam memiliki perlengkapan perang karena tidak bisa memproduksl sendiri tapi  bergantung pada orang Filistin. Kesadaran akan minimnya atau terbatasnya persenjataan tidak membuat mereka kecut dan berhenti berjuang karena meskipun hanya Saul dan Yonatan yang memiliki persenjataan standard perang, namun dengan peralatan pertanian seadanya mereka tetap berjuang.

Bagi kita, apa yang dialami oleh Israel dalam bacaan kita malam lni, kiranya membawa kita pada perenungan bahwa mungkin dalam perjuangan hidup ini kita memiliki kemampuan yang terbatas dalam segala hal, tapi dengan apa yang ada pada kita meskipun terbatas kita tetap melangkah di dalam pertolongan Tuhan Yesus. Kesadaran akan keterbatasan kita jangan sampai membuat kita berhenti berjuang dan melayani, namun justru dengan sedikit yang kita miliki kita serahkan kepada Allah yang Maha Kuasa, maka kita akan mampu melakukan perkara besar.

KJ.326:2
Doa : (Ya Tuhan, tolong kami untuk tidak terpaku pada keterbatasan kami, tapi kami menyerahkan segala keterbatasan kami kepada Tuhan yang tidak terbatas)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya