Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Senin 10 Agustus 2020 – Renungan Malam

MINGGU X SES. PENTAKOSTA


GB. 224 : 1, 5 – Berdoa

Berdialog Dalam Nilai Kemanusiaan

Kisah Para Rasul 17 : 26 – 28

Pertentangan yang menjurus kepada konflik individu atau kelompok dalam masyarakat plural acapkali terjadi karena perbedaan pendapat dan keyakinan, ditambah berbagai kepentingan yang dipaksakan. Kaum eksklusif-fundamentalis selalu memandang rendah penganut agama lain, yang berbeda dengan mereka. Prinsip mereka bahwa mengakui kebenaran, kuasa penyelamatan dari agama atau tokoh agama lain, sebagai tamparan terhadap wajah Allah yang disembahnya (Paul F. Knitter). Kesalehan ini menghadirkan manusia arogan yang selalu memuji diri termulia di antara sesama, dan hanya mereka yang layak di hadapan Allah; melenyapkan orang lain (yang dipandang kafir) dibenarkan.

Di Areopagus Paulus sangat dilematis (perhatikan kata “juga”, ay. 31) menghadapi masyarakat plural yang pro-kontra dan telah mendakwanya sebagai pembawa ajaran “baru”, “dewa asing” (ay 18 – 19). Paulus menjelaskan pengajarannya dengan pendekatan yang universal (luas, umum) yang dapat diterima semua orang. Menurutnya, umat manusia dan bangsa-bangsa diciptakan Allah dari satu orang saja (: manusia, Ibr.: ha’ adam = tanah; Ind.: laki-laki, Kej. 4 : 1 – 5 : 32); manusia: “debu tanah” yang diberi Allah nafas sehingga hidup (Kej. 2 : 7; Ayb. 34 : 15; Pkh. 3 : 19 – 20). Di sini Paulus mau mengatakan agar orang-orang itu segera mengakhiri perdebatan perbedaan di antara mereka sebagai sesama ciptaan AlIah dalam sifat alami manusia yang sama.

Kita ada di tengah masyarakat beragam suku, agama, budaya, status sosial, dst. Di tengah keragaman yang tak terhindari ini, peran dan tanggung jawab kita dibutuhkan. Berjumpa dan berdialog dengan semua orang sebagai sesama warga Negara dan bangsa dalam nilai kemanusiaan, harus kita lakukan dengan tulus dan rendah hati. Hanya dengan cara inilah kita dapat membangun bangsa serta menghadirkan damai dan sejahtera TUHAN dalam hidup bersama.


GB. 347 : 1, 2
Doa : (Ya Roh Kudus tolong, agar kami dalam masyarakat bersedia membangun percakapan yang berisi nilai-nilai kemanusiaan)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya