Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Senin, 4 Juni 2018 – Renungan Pagi

Senin, 4 Juni 2018
Renungan Pagi

GB 283: 1 – berdoa

BERANI MEMPERJUANGKAN KEBENARAN

Ester 4: 1-17
“…aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang: kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” (ay.16)

“Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelaku tetapi karena ada kesempatan”, kutipan terkenal dari “Bang Napi” di salah satu siaran televisi. Sesungguhnya kejahatan terjadi bukan hanya karena ada kesempatan tetapi karena banyak orang baik diam dan menutup mata. Kita tidak berani memperjuangkan kebenaran dan memerangi kejahatan karena resikonya terlalu tinggi.

Ester merasakan tekanan yang sama ketika Haman, yang diangkat raja Ahasyweros sebagai pembesar dianugerahkan cincin kerajaan untuk memusnahkan bangsa Israel. Mordekhai sebagai paman dan ayah angkat Ester menunjukkan rasa “protes”nya itu kepada raja dengan berkabung di depan pintu gerbang istana. Mordekhai mengingatkan Ester untuk membela bangsanya dan menguak kejahatan Haman. Ester harus mempertaruhkan nyawanya bertemu raja dengan inisiatif sendiri tanpa panggilan dari raja. Jelas bahwa resiko Ester untuk membela kebenaran dan menguak kejahatan dari Haman adalah mati. Akan tetapi, dalam pertaruhan ini, Ester membutuhkan dukungan dengan meminta seluruh orang Yahudi di Susan mendukungnya dalam puasa. Dia bergantung lebih dari sekedar keberanian manusia. Puasa merupakan wujud pengalaman yang lebih efektif dalam menyiapkan diri untuk bersekutu dengan Tuhan.

Kejahatan bisa terjadi dimana saja baik ditengah kehidupan keluarga, dilingkungan pekerjaan atau di tengah persekutuan. Kadangkala, orang hanya diam dan menjadi penonton atas kejahatan yang terjadi bahkan menjadi pelaku kejahatan itu sendiri. Walaupun penuh dengan resiko dan harus keluar dari zona aman marilah menjadi “pejuang kebenaran” dimanapun kita ditempatkan dengan memohon penjagaan dan perlindungan Tuhan sumber kebenaran dan keadilan.

GB 283: 2
Doa: (Tuhan, kuatkan dan teguhkan hati kami untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan dalam kehidupan keluarga, pekerjaan dan persekutuan)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya