Senin, 23 April 2018 – Renungan Pagi

128 Kali dibaca, Diterbitkan: 23 April 2018        


 

Minggu III Sesudah Paskah

Senin, 23 April 2018
Renungan Pagi

SALING MELAYANI SESUAI KARUNIA

1 Petrus 4 : 7 11
“Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia ” (ay.10)

Jemaat-jemaat Tuhan yang ada di Asia kecil sedang mengalaml tantangan yang berat karena ulah para penguasa Romawi. Orang-orang Kristen mendapat tekanan yang berat dari para penguasa yang lalim karena iman mereka. Petrus mengirim surat ini bagr je-maat-jemaat yang ada di Asia kecil untuk menguatkan dan mene-guhkan iman mereka dalam tantangan itu. Mereka harus mengha-dapi situasi itu melalui kehidupan yang saling melayani. Artinya mereka harus saling membantu berdasarkan karunia yang ada pada mereka. Tidak bisa lagi mereka hidup sendiri-sendiri tanpa saling memperhatikan. Bagaimana pun juga, dalam menghadapi pergumulan, kebersamaan hidup yang terwujud dalam hidup saling membantu, menjadi hal yang penting, dari pada mengatasi sendiri. Panggilan ini tidak hanya dikalangan mereka sendiri. Tapi bagai-mana itu diwujudkan dengan mereka yang memusuhi dan mem-benci mereka sebagai suatu kesaksian iman. Inilah panggilan hidup kristiani. Bagaimana mereka melakukan itu? Pertama, mereka harus dapat menguasai diri, bersikap tenang supaya dapat berdoa (ay.7). Artinya jangan emosi,marah, membalas kejahatan yang dilakukan oleh mereka yang membenci. Jika tidak, mereka tidak dapat ber-doa. Padahal doa merupakan kekuatan dan sekaligus menjadi sen-jata yang arnpuh dalam menghadapi tantangan. Kedua, Mereka harus saimg mengasihi “dengan sungguh”. Karena dengan me-ngash dengan sungguh menutup banyak dosa (ay.8). Artinya mereka harus dapat memaafkan, mengampuni kalau ada orang yang melakukan kesalahan. Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Ketiga, mereka harus bersedia memberi tumpangan. Rumah mereka selalu terbuka kepada siapa saja yang membutuh-kan tumpangan (ay.9). Keempat, melayani berdasarkan karunia, talenta, potensi yang ada pada mereka (ay.10). Tujuannya hanya satu, supaya Allah dimuliakan. Tidaklah gampang melakukan se-mua itu ketika kita sedang mengalami berbagai penderitaan. Saat ini adalah kondisi dunia yang tidak bersahabat (berbagai kejahatan, permusuhan, kebencian,fitnah, berita-berita hoax, intoleransi). Sebagai gereja dan orang percaya, kita tetap dan terus dipanggil untuk saling melayani. Mari lakukan itu dalam pertolongan-Nya.


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *