Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

JUMAT, 22 JUNI 2018 – Renungan Malam

 

JUMAT, 22 JUNI 2018
Renungan Malam

GB.17:1,3 -Berdoa

MAU DIDIDIK OLEH FIRMAN TUHAN

2 Raja-Raja 22:12-20
“Pergilah, mintalah petunjuk TUHAN bagiku, bagi rakyat dan bagi seluruh Yehuda… (ay.13)

Raja Yosia mengoyakkan bajunya, setelah mendengar perkataan kitab Taurat yang dibacakan oleh Safan, panitera raja. Tindakan itu adalah simbol/tanda dari rasa penyesalan Yosia sebagai raja atas dosa-dosa yang selama ini telah hidup di antara bangsa Yehuda. Dosa-dosa itu membuat Yehuda berhadapan dengan kehangatan murka Allah yang menyala-nyala.

Sikap Raja Yosia ini berbanding terbalik dengan sikap beberapa orang percaya yang malah tersinggung bila mendengar pemberitaan Firman yang mengoreksi dirinya. Bukannya malu, malah marah. Bukannya menyesal, malah menolak.

Orang yang seperti ini, tidak terbuka hati dan pikirannya pada Firman Tuhan. Kalau sudah tidak terbuka, bagaimana bisa bertumbuh di dalam hidup yang beriman kepada Tuhan? Tuhan Yesus pernah menyindir orang Farisi dan ahli Taurat, “Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan yang saling menyerukan: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak menangis.” (Luk.7:32). Sindiran itu diberikan oleh Yesus sebagai peringatan bahwa kendala dari Firman Tuhan hadir dalam hidup mereka adalah kedegilan hati mereka sendiri.

Seringkali terucap dalam doa epiklese kalimat, ‘membuka hati dan pikiran‘. Ucapan itu makna sesungguhnya adalah mau menerima Firman dengan penuh kesungguhan, kerendahan, dan kejujuran. Bukan hanya mau dipuaskan atau mendengar yang menyenangkan hati dan telinga, tapi juga siap dididik, ditegur oleh Firman Tuhan. Melalui bacaan malam ini, kita dapat belajar dari Raja Yosia bagaimana cara merespon Firman Tuhan dengan benar, bukan dengan menutup telinga dan hati. Sebab Firman memang bertujuan untuk menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (2 Tim.3:16).

GB 118:1,2
Doa : (Ya Tuhan, ingatkan kami selalu untuk sungguh-sungguh merendahkan diri dan jujur ketika berhadapan dengan Firman-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.