Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Rabu, 7 Maret 2018 – Renungan pagi

 

Minggu IV Pra Paskah

Rabu, 7 Maret 2018
Renungan pagi

PUJILAH TUHAN ALLAH

Nehemia 9:1-5
“Keturunan orang Israel memisahkan diri dari semua orang asing…dan mengaku dosa mereka dan kesalahan nenek moyang mereka” (ayat 2).

Nas mencerminkan ibadah bersama umat. Mereka mengenakan ‘kain kabung’ dengan tanah di kepala. Mereka juga berpuasa (ay.1) dan mengaku dosa mereka dan kesalahan nenek moyang mereka (ay.2). Sementara berdiri di tempat, dibacakan bagian-bagian dari kitab Taurat (lima kitab pertama dalam Alkitab adalah kitab Taurat). Mereka mengucapkan pengakuan dan sujud menyembah kepada TUHAN, Allah mereka (ay.3). Orang Lewi berperan dalam ibadah itu (ay.4-5). Mengapa TUHAN dipuji dan disembah, dibentangkan pada bagian nas berikut, mulai ayat 6 dst., yang antara lain mengungkapkan peristiwa umat dibawa keluar dari tanah Mesir.

Nehemia hidup dan bekerja di zaman raja Artahsasta (atau Artaxerxes I) yang memerintah dari tahun 464-424 sM. Pada waktu itu, atas izin raja Artahsasta, Nehemia kembali ke Yerusalem untuk membangun kembali kota itu (2:1 dst.), khususnya tembok kota itu, dimulai pada tahun 538 sM. Usaha pembangunan itu berlangsung tidak tanpa hambatan (lih.ps.4), sehingga harus dikawal ketat.

Pada satu sisi kota yang menjadi pusat peribadahan dan pemerintahan itu dipugar, pada sisi lain kerohanian umat diperbaharui dengan membacakan bagian-bagian dari kitab Taurat (ay.3; 8:3-4) dan memperingati lagi hari-hari raya seperti Hari Raya Pondok Daun (lih. 8:15-19). Di bidang kerohanian tentu orang Lewi harus berperan dengan menunjuk siapa-siapa yang bertugas. Dan titik pusat kegiatan itu adalah TUHAN semata, yang telah bertindak demi keselamatan dan kelangsungan hidup umat-Nya (9:16-31) dan telah menunjukkan kasih setia-Nya, walaupun umat-Nya telah memberontak terhadap-Nya, sebab Allah pengasih dan penyayang.

Melalui nas ini, umat-Nya masa kini digugah untuk memeriksa diri, karena sadar atau tidak sadar, dapat berperilaku bertentangan dengan kehendak TUHAN. Paulus menyatakan bahwa tidak ada ‘orang benar’ (Rm.3:9-18). Imam Besar pun harus mempersembahkan kurban untuk dosanya sendiri (Ibr. 7:27a), agar kita menjadi pribadi dan komunitas yang sedia diperbaharui dan memperbaharui.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.