Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Senin 9 November 2020 – Renungan Malam

MINGGU XXIII SES. PENTAKOSTA

GB. 62 : 1, 2 – Berdoa

Imamat 20 : 22 – 27

Berpegang Dan Melakukan

Iman sering didefinisikan sebagai mistik sekaligus politik. Iman akan dikatakan utuh dan holistik ketika relasi dengan Allah yang bersifat intim itu (mistik) menggerakkan orang beriman untuk keluar mengerjakan imannya (politik) dalam tindakan adil dan damai demi keutuhan ciptaan. Tindakan iman adalah tindakan mentransformasi hidup, agar semakin dekat dengan cita-cita kerajaan Allah tentang damai sejahtera.

Setelah mengajar tentang panggilan menguduskan diri dari kecemaran dunia (ay. 1-21), Musa kembali mengingatkan umat untuk “menghidupi” ketetapan dan peraturan Allah dalam hidup mereka (ay.22). Menghidupi artinya menjadikan seluruh ajaran yang diterima dari Allah masuk ke dalam kesadaran dan praktik hidup mereka. Tidak cukup tahu, tetapi umat dituntut untuk memberlakukan firman Allah, sebab mengetahui dan melakukan adalah kesatuan gerak iman yang membawa keuntungan berupa status “umat milik Allah”. Sebaliknya, jika tahu tetapi tidak melakukan, maka umat akan mendapat kutuk. Perikop ini sesungguhnya hendak memastikan bahwa kekudusan umat terletak pada perilaku yang sepadan dengan iman.

Di masa Luther hidup, teologi dan iman pada umumnya, hanya dipahami sebatas kesadaran. Orang hanya dituntut untuk tahu, sementara iman berjarak dengan kehidupan nyata. Luther berbeda. la sangat menekankan, bahwa iman itu bukan pertama-tama urusan kesadaran, melainkan melakukan kehendak Allah. Kalau semula melakukan dianggap memberi efek menerima berkat, Luther membalik pemahaman ini, bahwa berkat dan keselamatan Allah sudah diterima umat, dan sekarang mereka bersyukur melalui berbagai tindakan kebajikan.

GB. 62 : 3, 4

Doa : (Mohon satukan iman kami ya Allah, di dalam relasi pribadi dan sosial yang utuh)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya